Cara mengakses e-Faktur Pajak dan menerbitkan invoice?
e-Faktur Pajak akan diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia, dan Peakflo dapat memvalidasi faktur pajak dengan invoice untuk para kliennya. Lihat artikel di bawah ini untuk mempelajari caranya:
Pada saat proses setup akun Peakflo, tergantung pada kebutuhan invoicing dan lokasi perusahaan Anda, tim Peakflo dapat membantu menyiapkan dan menyesuaikan invoice Anda.
Silakan hubungi support@peakflo.co untuk mengaktifkan validasi e-Faktur Pajak.
Sebelum membahas cara kerja faktur pajak, Peakflo dapat membantu menyediakan invoice e-Meterai untuk perusahaan Anda. Lihat cara kerja e-Meterai melalui tautan berikut.
Bagaimana Peakflo menangani ekstraksi QR Faktur Pajak dan validasi?
Berikut cara Peakflo membantu:
1. Ekstraksi QR Code:
Saat Anda mengunggah file Faktur Pajak, Peakflo akan memindai format QR code terbaru dan mengekstrak detail penting, termasuk nama vendor, NPWP, nomor Faktur Pajak, tanggal, subtotal invoice, jumlah pajak, dan status.
2. Aturan Validasi
-
Pencocokan Tanggal Invoice → Memeriksa apakah tanggal Faktur Pajak sesuai dengan tanggal penerbitan invoice.
-
Pemeriksaan NPWP → Memastikan NPWP pada Faktur Pajak sudah benar.
-
Pemeriksaan DPP (aturan baru) → Mulai Januari 2025, Peakflo memvalidasi DPP baru = 11/12 dari subtotal invoice (sesuai regulasi pemerintah).
-
Pemeriksaan Jumlah Pajak → Memastikan VAT (PPN 12%) diterapkan dengan benar pada DPP baru.
-
Status Faktur Pajak → Memastikan Faktur Pajak telah disetujui dan valid.
Cara mengunggah Faktur Pajak?
Sekarang mari kita lihat bagaimana Peakflo dapat memvalidasi faktur pajak dengan invoice:
1. Buka tab “Invoices” di bawah bagian “Receivables”.

2. Buka invoice lalu masuk ke tab “Files”. Di sini Anda dapat mengunggah Faktur Pajak dengan mengklik opsi “Upload a File”.

Untuk hasil terbaik, kami menyarankan Anda mengunggah versi unduhan dari faktur pajak, karena versi hasil scan mungkin tidak dapat terbaca dengan akurat.
3. Peakflo akan memvalidasi Faktur Pajak dengan detail invoice sebelum mengirimkannya kepada pelanggan Anda. e-Faktur Pajak yang dikirim ke pelanggan akan dilampirkan bersama invoice seperti pada contoh di bawah ini:
Jika Faktur Pajak telah diunggah dan ikon tanda peringatan menunjukkan error “QR code not found”, Anda mungkin perlu mengunggah ulang file Faktur Pajak dengan kualitas yang lebih baik.

Tanggal Faktur Pajak akan divalidasi dengan tanggal penerbitan invoice, dan jumlah pajak serta subtotal juga akan dicocokkan antara kedua dokumen tersebut. Jika salah satu dari ketiga kriteria tersebut tidak sesuai, maka Anda tidak akan dapat melanjutkan proses approval.

Berikut adalah beberapa skenario mengenai bagaimana Faktur Pajak divalidasi:
Skenario 1: Faktur pajak pengganti
Dalam situasi ketika ada perubahan pada invoice yang masih aktif, pembuat invoice dapat menerbitkan faktur pajak pengganti dengan nomor invoice yang sama. Saat Anda menambahkan lampiran faktur pajak pengganti ke invoice aktif, sistem akan menjalankan ulang proses validasi untuk lampiran tersebut.
Peakflo menentukan perilaku validasi berdasarkan “kode fgPengganti”, yaitu 4 digit pertama dari nomor Faktur Pajak.
| Kode fgPengganti | Aturan Validasi |
|---|---|
0400- |
Validasi tanggal invoice, jumlah pajak, dan subtotal |
0401- |
Lewati validasi tanggal invoice, hanya validasi jumlah pajak dan subtotal |
Ketika nomor Faktur Pajak dimulai dengan “0401”, Peakflo akan memvalidasi faktur pajak pengganti dengan invoice tanpa mencocokkan tanggal Faktur Pajak dan tanggal penerbitan invoice. Validasi hanya dilakukan pada jumlah pajak dan subtotal di kedua dokumen.
Jika validasi berhasil, faktur pajak akan ditambahkan dan disinkronkan ke sistem Peakflo milik pelanggan. Jika validasi gagal, data tidak akan disinkronkan, dan catatan mengenai kegagalan tersebut akan terlihat pada timeline invoice.
Skenario 2: Invoice dengan line item kena pajak dan tidak kena pajak
Dalam situasi ketika invoice memiliki line item kena pajak dan tidak kena pajak, Peakflo akan membandingkan subtotal pada faktur pajak dengan total gabungan subtotal dari line item invoice yang dikenakan pajak. Line item yang tidak dikenakan pajak tidak akan diperhitungkan dalam proses perbandingan ini.

Jika total gabungan subtotal dari line item invoice yang dikenakan pajak sesuai dengan subtotal pada faktur pajak, maka invoice akan divalidasi dan disinkronkan ke sistem Peakflo milik pelanggan.

Jika total gabungan subtotal dari line item invoice yang dikenakan pajak tidak sesuai dengan subtotal pada faktur pajak, maka invoice tidak akan disinkronkan, dan catatan mengenai kegagalan tersebut akan terlihat pada timeline invoice.
Skenario 3: Validasi subtotal invoice 11/12 pada level line item
Untuk memastikan jumlah DPP 11/12 pada invoice tervalidasi dengan benar dan sesuai dengan DPP dari Coretax, Peakflo menerapkan validasi 11/12 pada setiap line item invoice. Setelah menghitung nilai 11/12 untuk setiap line item, nilai desimal akan dibulatkan. Proses pembulatan ini memastikan validasi yang akurat, mencegah perbedaan nilai, dan memastikan invoice dapat diproses dengan sukses.
Skenario 4: Toleransi DPP Nilai Lain & jumlah PPN
Saat supplier mengunggah Faktur Pajak, Peakflo akan memeriksa DPP Nilai Lain dan jumlah pajak (Jumlah PPN) pada setiap line item. Toleransi akan diterapkan selama proses validasi untuk menghindari error akibat perbedaan pembulatan. Jika selisih masih dalam batas toleransi yang diizinkan, maka tidak akan muncul error. Namun, jika selisih melebihi batas toleransi, pesan error akan ditampilkan.
PDF invoice juga akan menampilkan jumlah DPP Nilai Lain dan PPN sehingga Anda dapat membandingkan nilai tersebut saat membuat Faktur Pajak.
